Jumat, 03 Juli 2026

Tugas Uas Blogger "PANDUAN MENGIPLEMENTASIKAN APLIKASI WEB JASA DENGAN MENGGUNAKAN APPSERV"

 

Nama : Satria Bayu Saputra

Kelas : 06SIFP012

Nim : 231011700614

Mata Kuliah : Keamanan Sistem Informasi

 

Pertama-tama, Download file zip nya, lalu klik 1 kali pada file, lalu klik kanan, pilih open with lalu pilih winrar archiver

Lalu klik extract to lalu pilih ingin simpan sesuai kemauan anda, lalu klik ok

Lalu file yang sudah di ekstrak tadi, pindahkan file tersebut ke dalam AppServ-www

lalu selanjutnya, buka google crome, ketik localhost buat databse dengan nama sendiri

Setelah membuat databasenya, kita impor database yang dari file kita extrak tdi, klik impor pada database yag baru dibuat, lalu masuk ke file yang tadi kita extrak, pilih dabase, lalu klik file sql yang bernama jasaa seprti contoh diatas lalu klik open

Lalu untuk terkoneksi, buka file koneksi.php yang ada di dalam file jasa, lalu ubah pada database, ubah menjadi bayu, karna tadi saya membuat databasenya bernama bayu

Agar bisa login ke dalam aplikasi web jasa, kita perlu mengubah untuk user adminnya, dengan cara pilih menuh user, lalu kli ubah

Ubah username menjadi nama kalian, untuk password gunakan md 5 lalu simpan

Selanjutnya coba login dengan username yang baru, jika berhasil maka akan langsung di arahkan kedalam dashboard dari aplikasi website

Ganti codingan yg di blok menjadi nama kalian agar bisa ke ubah

Selanjutnya kita gunakan fungsi attrib, ketik cd C:\AppServ\www\jasa lalu enter, selanjutnya ketik attrib +r index.php, ini berfungsi agar di file index.php hanya bisa di baca (read-only)

Jika berhasil, makan akan menerima notifikasi seperti dibawah kanan, yg artinya semua perubahan tidak akan tersimpan

Senin, 14 November 2022
Tugas Teks Editorial Satria Bayu Saputra

Tugas Teks Editorial Satria Bayu Saputra

 Pendiri Ganesha Operation Dorong Peningkatan Budaya Belajar Siswa



 Berbagai persoalan masih menjadi tantangan bagi peningkatan kualitas pendidikan di tanah air. Perlu upaya lebih agar para siswa Indonesia bisa memiliki daya saing yang tangguh hingga mampu menjawab tantangan global.

Menurut Pendiri, Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan Ganesha Operation Bob Foster menyebut perlu pembenahan dalam dunia pendidikan agar bisa mencetak generasi muda yang berkualitas. Para siswa harus didorong lebih kreatif agar mampu beradaptasi dalam setiap perkembangan zaman.


  Jadi karena itu kita harus benahi, pendidikan harus kita tingkatkan kualitas ada kreativitas dari para siswa, bukan hanya ngapalin, tapi mereka bisa melakukan sesuatu ya project kerja tim gitu, itu yang harus ditingkatkan," kata Bob usai mendapat gelar Guru Besar UNIBI dalam rilis yang diterima detikJabar, Kamis (27/10/2022). Dia berkomitmen akan berupaya membantu meningkatkan budaya belajar di semua jenjang pendidikan lebih baik.

 "Saya komit untuk itu saya tertantang untuk itu. Bahkan mulai dari pendidikan dasar, menengah atas sampai dengan perguruan tinggi. Karena mereka harus mempunyai budaya belajar. Saya nggak setuju dengan oh, kamu nggak perlu rangking kamu biasa aja. Saya nggak setuju," katanya.

 Menurutnya harus ada perubahan pola pikir dalam budaya pendidikan di tanah air. Para siswa harus mampu menjadi sosok yang cakap, tidak hanya dari sisi akademis tapi juga bisa mengimplementasikan kemampuannya dalam kehidupan sehari-hari."Saya setuju dia harus menjadi orang yang pembelajar, tapi praktek di dalam kehidupan sehari-hari, punya life skill. Usahakan bisa membuat suatu penemuan-penemuan, terobosan-terobosan baru maju," katanya.Dia mencontohkan sosok hebat BJ Habibie yang berhasil berkiprah hingga dunia internasional melalui kemampuannya. Semua yang dicapainya itu merupakan hasil pengembangan diri dan memaksimalkan potensi.


  "Jangan dibuat siswa ini jadi zona nyaman jangan dibuat udah tenang aja nggak perlu. Nggak kalau saya bilang belajar, belajar, belajar. Orang tahu Habibie hebat. Tapi kalau pak Habibie tidak kuliah, mana bisa dia bikin pesawat terbang? Dia bisa bikin pesawat terbang karena dia kuliah," katanya. Sehingga menurutnya pendidikan merupakan aspek penting dalam kemajuan bangsa. "Jangan dirusak, jangan dikacau, jangan masuk intervensi politik, nggak usah pendidikan itu sesuatu yang murni yang harus ditingkatkan," ujarnya.

Jumat, 19 Agustus 2022
Semangat Beribadah Dengan meyakini hari akhir

Semangat Beribadah Dengan meyakini hari akhir

Nama: Satria Bayu Saputra

Kelas: 12 Ips 3

Mapel: pai

Guru Pembimbing: Rizka susilawati


Manfaat Iman Kepada Hari Akhir

Salah satu rukun iman yang harus diyakini umat Islam adalah iman kepada hari akhir. Agar lebih yakin terhadap datangnya hari tersebut, ada baiknya untuk memahami fungsi iman kepada hari akhir.

Iman kepada hari akhir atau hari kiamat artinya meyakini dan mempercayai bahwa hari itu pasti akan datang. Dalam buku Rukun Iman oleh Hudarrohman disebutkan, pada hari itu alam semesta beserta seluruh isinya akan hancur. Manusia akan dibangkitkan dari kuburnya dan dikumpulkan untuk dimintai pertanggungjawaban.


Waktu datangnya hari akhir hanya Allah SWT yang tahu. Namun, janji Allah SWT itu nyata. Sebagaimana firman-Nya dalam QS. Al-A'raf ayat 197 sebagai berikut:



يَسْـَٔلُوْنَكَ عَنِ السَّاعَةِ اَيَّانَ مُرْسٰىهَاۗ قُلْ اِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ رَبِّيْۚ لَا يُجَلِّيْهَا لِوَقْتِهَآ اِلَّا هُوَۘ ثَقُلَتْ فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ لَا تَأْتِيْكُمْ اِلَّا بَغْتَةً ۗيَسْـَٔلُوْنَكَ كَاَنَّكَ حَفِيٌّ عَنْهَاۗ قُلْ اِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ اللّٰهِ وَلٰكِنَّ اَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُوْنَ


Artinya: "Mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang Kiamat, "Kapan terjadi?" Katakanlah, "Sesungguhnya pengetahuan tentang Kiamat itu ada pada Tuhanku; tidak ada (seorang pun) yang dapat menjelaskan waktu terjadinya selain Dia. (Kiamat) itu sangat berat (huru-haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi, tidak akan datang kepadamu kecuali secara tiba-tiba." Mereka bertanya kepadamu seakan-akan engkau mengetahuinya. Katakanlah (Muhammad), "Sesungguhnya pengetahuan tentang (hari Kiamat) ada pada Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui." (QS. Al-A'raf: 197).

Dikutip dari buku Aqidah Akhlak oleh Taofik Yusmansyah, berikut hikmah dan fungsi iman kepada hari akhir:

1. Dapat Meningkatkan Keimanan dan Ketakwaan

Kepercayaan terhadap adanya hari akhir akan membuat hidup menjadi teratur. Manusia akan berusaha untuk selalu berperilaku baik dan menjauhi perbuatan dosa. Mereka sadar dan yakin bahwa segala yang diperbuat di dunia, akan mendapatkan balasan kelak di akhirat dan harus dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.

2. Akan mendorong untuk senantiasa berbuat baik dan menghindari perbuatan dosa dan sia-sia

Sebagai buah dari keimanan dan ketakwaan, orang yang meyakini hari akhir akan berusaha selalu berbuat baik dan menghindari perbuatan dosa. Perbuatan dosa akan mengantarkan kepada kesengsaraan, sedangkan kebaikan akan mengantarkan kepada kebahagiaan

3. Akan memotivasi untuk semangat dalam berkarya

Untuk menjalani kehidupan di akhirat, maka diperlukan bekal yang cukup. Oleh karena itu, keyakinan terhadap hari akhir akan memotivasi seseorang untuk semangat berkarya sebagai bekal bagi kehidupan akhirat. Adapun, karya yang dimaksud adalah sesuatu yang bermanfaat, baik bagi diri sendiri maupun orang banyak.

4. Mendidik manusia untuk belajar dalam rangka memprediksi dan mempersiapkan masa depan

Dunia adalah fana sedangkan akhirat itu kekal. Maka dari itu, kehidupan akhirat sebagai kehidupan masa depan harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya. Dengan demikian, kepercayaan terhadap hari akhir akan mendidik manusia agar senantiasa mempersiapkan yang terbaik bagi kehidupan masa depannya. Tidak hanya kehidupan akhirat, tetapi juga masa depan semasa hidup di dunia.

5. Memperjelas tujuan hidup manusia

Adanya kehidupan setelah kematian dapat membuat manusia memiliki tujuan hidup yang jelas. Hal ini akan menentukan jalan ataupun langkah apa yang akan ditempuh semasa hidup di dunia sebagai bekal untuk hidup di akhirat. Segala hal yang dilakukan di dunia akan mendapatkan balasan kelak di akhirat.

Setelah mengetahui fungsi iman kepada hari akhir, semoga kita termasuk orang-orang yang dirahmati Allah SWT dalam mempersiapkan bekal untuk kehidupan akhirat ya Sahabat Hikmah.



Perilaku Yang menggambarkan Kesadaran Beriman Kepada Hari Akhir

Iman kepada hari akhir merupakan rukun iman keenam yang wajib diyakini setiap Muslim. Sebab ini merupakan pondasi keimanan paling dasar yang menandakan status ke-Islaman seseorang.

Di hari akhir semua makhluk yang ada akan menjadi rusak dan binasa. Bahkan alam semesta dan seisinya pun akan hancur seketika.

Melansir NU Online, hari akhir merupakan salah satu perkara ghaib yang dirahasiakan. Tidak ada satu pun yang mengetahui kapan terjadinya, kecuali Allah SWT.

Meskipun begitu, umat Muslim tetap harus mengimaninya. Bagaimana contoh perilaku orang yang beriman kepada hari akhir dan apa hikmah mengimaninya?


Contoh Perilaku Iman Kepada Hari Akhir

Beriman kepada hari akhir tidak hanya dibuktikan melalui keyakinan hati dan kata-kata. Setiap umat Islam harus menunjukkan perilaku yang mencerminkan keyakinan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Tidak dikatakan beriman kepada hari akhir jika perilaku seseorang masih mementingkan kehidupan dunia dan melupakan hari akhir. Adapun contoh perilaku orang yang iman kepada hari akhir adalah sebagai berikut:

-Orang yang beriman kepada hari akhir akan berperilaku baik dan senantiasa memberikan informasi kepada orang lain.

-Orang yang beriman kepada hari akhir akan senantiasa rajin beribadah untuk mempersiapkan bekal kehidupan di akhirat.

-la akan senantiasa berhati-hati dalam sikap dan tindakannya karena ia yakin bahwa setiap perbuatannya akan mendapat balasan yang setimpal.


la akan selalu berusaha menghindarkan diri dari berbagai perbuatan maksiat dan kesalahan.


Hikmah Iman Kepada Hari Akhir

Beriman kepada hari akhir mempunyai hikmah yang akan meninggikan derajat seseorang di hadapan Allah SWT. Berikut beberapa hikmah tersebut yang dikutip dari buku Pendidikan Agama Islam SMK Kelas XII oleh Bachrul Ilmy

-Menambah rasa percaya dan takwa kepada Allah SWT

-Senantiasa hidup hati-hati dan waspada

-Menambah rasa percaya dan takwa kepada Allah SWT

-Timbul keinginan untuk memperbanyak amal perbuatan baik

-Rajin beribadah dan beramal saleh

-Berani dalam menegakkan kebenaran dan keadilan


Kamis, 31 Maret 2022
Prinsip dan Praktik Ekonomi dalam islam

Prinsip dan Praktik Ekonomi dalam islam

Prinsip dan praktik Ekonomi dalam islam 

Maret, 31 2020

NAMA: Satria Bayu Saputra

NO ABSEN: 30

MAPEL: Pai

GURU PEMBIMBING: Rizka Susila wati



1. Jelaskan pengertian muamalah secara bahasa dan istilah ilmu fiqih ! (Minimal 30 kata)
Jawab: 
     Fiqh secara etimologi memiliki makna pengertian atau pemahaman. Menurut terminologi fiqih mulanya berarti pengetahuan keagamaan yang mencakup seluruh ajaran agama seperti aqidah, akhlak, maupun ibadah. 

     Secara bahasa muamalah yang berasal dari kata amala yu'amilu yang artinya bertindak, saling berbuat, dan saling mengamalkan, sedangkan menurut istilah muamalah adalah tukar menukar barang atau sesuatu yang memberi manfaat dengan cara yang ditentukan. 

     Muamalah juga diartikan segala aturan agama yang mengatur hubungan antar sesama manusia dan antara manusia dan alam tanpa memandang perbedaan.  


2. Sebutkan 3 macam syirkah yg kamu ketahui kemudian jelaskan ! (Minimal 30 kata)
Jawab: 
     1. Syirkah amlak yang dimana adalah
hak kepemilikan. Dalam hal ini
sirkah amlak adalah penguasaan
dari harta kepelimilikan yang
dimana dimiliki secara bersama.

     2. Syirkah uqud yang dimana adalah
merupakan sebuah bentuk dari kerjasama maupun persekitaran yang berada diantara dua macam bentuk pihak baik dalam hal modal, keuntungan hingga kerugian.

     3.Syirkah inan yang dimana kerjasama berada dua pihak maupun lebih pada kerjasama baik itu modal dan kerja.



3. Apa yg di maksud dengan Riba ? Bagaimana hukumnya dalam islam ? Jelaskan (Minimal 40 kata)
Jawab: 
     Riba ( الربا ) secara etimologi disebutkan dalam kitab lisanul arab bermakna bertambah, berkembang, sebagaimana Allah berfirman: وَيُرْبِي الصَّدَقَاتِ dalam tafsir jalalain disebutkan bahwa makna ayat ini adalah “dan Allah menambahkan, mengembangkan dan melipat gandakan sedekah”.

Sedangkan secara terminologi menurut ulama’ syafi’iyah:

عقد على عوض بعوض مخصوص غير معلوم التماثل في معيار الشرع حالة العقد أو مع تأخير في البدلين أو أحدهما

artinya: “(Riba adalah): suatu akad pertukaran barang tertentu yang tidak diketahui padanannya menurut timbangan syara’ yang terjadi saat akad berlangsung atau akibat adanya penundaan serah terima barang baik terhadap kedua barang yang dipertukarkan atau salah satunya saja”.